Mengatasi Stres dan Distres Psikologis pada Ibu Menyusui Saat Jauh dari Bayi

Christine Proud Mom

Photo by Sarah Chai

TIPS DAN STRATEGI

Mengatasi Stres dan Distres Psikologis
pada Ibu Menyusui Saat Jauh dari Bayi

Kesibukan menjadi seorang ibu dan pekerja kerap kali membuat mom milenial susah nih buat selalu meluangkan waktu dengan buah hati. Peran ganda ini bisa menyebabkan terjadinya stres dan distres. 

Sebelum menuju tips dan strategi mengatasinya, perlu kita tau dulu nih maksud dari stres dan distres.

Dikutip dari Halodoc.com bahwa stres ini merupakan respons terhadap stressor eksternal yang ditandai dengan respon negatif seperti marah, takut atau frustasi, sedangkan distres tidak selalu berakhir dengan respon negatif tapi bisa berdampak pada emosional seperti depresi atau gangguan kecemasan. Oke, sampai sini bisa dipahami ya mom?

Keadaan stres dan distres ini bisa mempengaruhi produksi ASI pada mom. Oleh karena itu, penting untuk dijadikan perhatian utama bagi ibu menyusui yang sekaligus sebagai pekerja. Berikut ini beberapa tips dan strategi yang bisa membantu ibu mengatasi stres dan distres tersebut yaa…

Photo by Mikael Blomkvist

1. Coba Lakukan Perawatan Diri dan Pelajari Teknik Pengelolaan Stress

Perawatan diri dan paham akan Teknik pengelolaan stres sangat penting untuk mom bisa mengelola stres ketika tidak bisa bersama dengan bayi. Teknik seperti meditasi, olahraga, atau melakukan hobi mom seperti membaca buku bisa membantu mengurangi tingkat stres mom.

2. Tetap Lakukan Pumping

Walaupun mom terpisah dengan bayi, pumping tetap perlu dilakukan supaya mom bisa mengeluarkan ASI dan menyimpannya sebagai persediaan ketika nanti jauh dari bayi. Mom bisa pertahankan jadwal pumping tetap teratur supaya bisa mempertahankan produksi ASI. Namun, mom juga harus memperhatikan tempat penyimpanan ASIP juga supaya kualitas ASI-nya tetap terjaga.

Photo by Gencraft

3. Tetap Menghubungi Bayi Saat Waktu Senggang

Walaupun ibu bekerja harus jauh dari bayi dan tidak selalu bisa mendampingi tumbuh kembangnya, mom tetap bisa meluangkan waktu sekitar 10-15 menit untuk menelpon bayi melalui orang yang ada di dekatnya. Hal ini dilakukan untuk bisa tetap menjaga bonding dan kedekatan antara bayi dengan mom. Panggilan video juga menjadi salah satu hal yang dinilai sangat memungkinkan, apalagi kita sudah dimudahkan dengan teknologi ya mom. Strategi ini memang sederhana, namun efektif mengurangi distres akibat terpisah dengan bayi.

4. Carilah Dukungan dari Konsultan Laktasi atau Tenaga Medis Terkait

Konsultan laktasi atau tenaga medis terkait bisa membantu mom mendapatkan panduan dan saran untuk mengelola stres dan distres akibat jauh dari bayi. Konsultan laktasi dapat memberikan arahan teknik penggunaan pompa asi, teknik membersihkan pompa ASI, teknik menyusui ketika jauh dengan bayi, hingga cara penyimpanan ASI yang tepat sehingga bayi tetap mendapatkan asupan ASI yang terbaik.

Selain itu, konsultan laktasi juga bisa mengatasi masalah seperti produksi ASI yang menurun akibat kesibukan mom, kesulitan dalam menentukan media selain dot yang bisa digunakan saat bayi jauh dari mom, serta memberikan rasa percaya diri dan kenyamanan untuk mom bisa menghadapi kondisi harus jauh dari bayi.

Salah satu penyedia jasa konsultan laktasi yakni Proudmom menyediakan Kelas Pejuang ASI (KEPA) yang khusus membantu mom untuk bisa mengatasi berbagai masalah menyusui. KEPA memberikan dukungan penuh dan seumur hidup untuk mom supaya tetap optimis bisa memberikan ASI untuk bayi walaupun berjauhan. Kelas ini menyediakan video lengkap dengan peragaan ilmu menyusui dan juga komunitas yang positif melalui grup chat. Selain itu, ada pula konsultasi langsung serta pemantauan intensif setiap minggu secara personal dengan checklist yang membuat mom mendapatkan dukungan penuh, terlebih saat harus berpisah jauh dari bayi.

Kesimpulannya, ketika mom harus jauh dari bayi dapat menyebabkan stres dan distres psikologis yang bisa mempengaruhi produksi ASI. Tips dan strategi di atas boleh banget mom lakukan supaya tujuan menyusui bayi hingga full 2 tahun bisa tercapai. Terlebih penting, dukungan secara mental perlu mom dapatkan. Oleh karenanya, segera juga cari konsultan laktasi yang bisa membantu mom menangani kondisi mom ini supaya bayi dan mom tetap mendapatkan perawatan terlebih dalam pengelolaan stres.

Kisah Sukses Proudmom

Instagram  |  Youtube  |  TikTok  |  Facebook

2022 – All Rights Reserved – Proud Mom